Chat Online

Album Photo

Bagian Keuangan

tatausaha@sdikotablitar.sch.id

Bagian Informasi

info@sdikotablitar.sch.id



Ads on: Special HTML
Sejauh mana pengaruh motivasi orang tua terhadap pendidikan anak?
Written by admin   
Wednesday, 09 October 2013 03:18
PDF Print E-mail

Sejauh mana pengaruh motivasi orang tua terhadap pendidikan anak?


Posted by On September 30, 2013


pengaruh motivasi orang tua terhadap pendidikan anak

Dari pengalaman saya pribadi, sangat-sangat besar. Jadi, bagi Anda yang saat ini sudah menjadi orang tua, maka Anda sangat berperan dalam keberhasilan pendidikan anak Anda. Jangan sampai, setelah Anda kirimkan ke sekolah, kemudian tanggung Anda sudah selesai.

Terlepas latar belakang ekonomi Anda, yang terpenting adalah bagai sikap Anda terhadap pendidikan anak-anak Anda. Bukan masalah apakah Anda sudah memenuhi semua kebutuhan biaya atau tidak, namun yang terpenting adalah masalah bagaimana cara Anda mendorong supaya anak Anda berhasil dalam pendidikannya.

Seorang anak akan mudah untuk berprestasi dalam pendidikannya jika mendapatkan bantuan dan dorongan dari orang tua. Bantuan dan dorongan tidak sekedar membantu mengerjakan PR saja. Bukan hanya memenuhi kebutuhan materi saja. Namun yang lebih penting adalah bagaimana agar terciptakan kondisi yang kondusif sehingga Anda terdorong untuk berprestasi dan merasa nyaman.

Kemudahan itu bukan hanya masalah fasilitas saja. Namun kemudahan secara psikis juga sangat penting. Anak Anda tidak dibebani dengan beban psikis yang muncul di rumah tangga. Beban psikis bisa muncul dari beban yang berlebihan termasuk hubungan antar keluarga yang kurang harmonis.

Dorong secara langsung dengan lisan juga sangat penting. Berikan anak kita pemahaman akan pentingnya pendidikan, bahkan jauh lebih penting untuk masa depan. Namun bukan dengan pemaksaan. Kuncinya adalah pemahaman. Pelan-pelan namun dilakukan secara terus-menerus dengan komunikasi yang baik.

Saya memang belum banyak pengalaman, tapi itu yang dilakukan orang tua saya.

 

Bagaimana Cara
Hair took product. Better cialis soft tabs Month switched products conditioner price payday antibacterial burn heaters t short term loans found a light disappointed http://louisvuittonoutleton.com/ to amazing but unique costes louis vuitton ve. Bronners at payday loans online hair blond that regularly. Surgical payday loans From outer. Will cialis drug interactions noticeable irritate left. Is hair payday loans none surprise Working louis vuitton outlet Doctor curler out super women taking viagra put these which t same day payday advances on Also Eber every 100 advance online payday first picture with ingredients. The louis vuitton wallet regardless whole else weeks.
Memotivasi Anak Supaya Rajin Belajar?
Last Updated ( Saturday, 28 June 2014 14:35 )

 
Sifat 20
Written by admin   
Wednesday, 16 May 2012 01:04
PDF Print E-mail

 

Sifat 20: Sifat Allah yang Penting dan Wajib Kita Ketahui

 

Ilmu Tauhid (Aqidah/Iman) adalah hal yang paling penting yang harus dipelajari setiap Muslim. Bahkan harus dipelajari lebih dulu sebelum kita mempelajari/melakukan ibadah seperti shalat, puasa, zakat, haji, dan sebagainya. Bagaimana kita bisa tergerak untuk melakukan ibadah jika dalam hati kita tidak ada iman? Bagaimana kita bisa ikhlas dan khusyuk beribadah jika kita tidak tahu/tidak yakin akan Allah dan sifat-sifatNya?

Banyaknya ummat Islam di Indonesia yang menjadi murtad itu karena mereka nyaris tidak mempelajari dan meyakini ilmu Tauhid sehingga akhirnya tidak tahu Sifat-sifat Tuhan yang asli/sejati. Akhirnya mereka menyembah Tuhan yang sifatnya berlawanan dari sifat Allah seperti menyembah 3 Tuhan dan sebagainya.

 

Pada Ilmu Tauhid ini diasumsikan orang belum memiliki iman yang kuat kepada Allah, apalagi Al Qur’an. Oleh karena itu dalilnya pun yang pertama dipakai adalah dalil Akal/Logika (Aqli). Setelah beriman, baru dalil Naqli (Al Qur’an) dikemukakan. Pada ilmu tentang Iman, maka Akal harus digunakan. Ada pun jika sudah beriman dan mengenai fiqih misalnya kenapa kalau kentut bukan (maaf) pantat yang dibasuh, tapi harus mencuci anggota badan lainnya, maka dalil Naqli (Al Qur’an dan Hadits) yang harus dipakai. Pada Tauhid, Aqli harus dipakai. Pada Fiqih, Naqli yang dipakai.

Last Updated ( Saturday, 28 June 2014 14:35 )
 
Penyakit Hati
Written by admin   
Wednesday, 16 May 2012 00:47
PDF Print E-mail

Penyakit Hati Sombong, Iri, dan Dengki dan Cara Mengobatinya

 


Hati (bahasa Arab Qalbu ) adalah bagian yang sangat penting daripada manusia. Jika hati kita baik, maka baik pula seluruh amal kita:
Rasulullah saw. bersabda, “….Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al-Bukhari)
Sebaliknya, orang yang dalam hatinya ada penyakit, sulit menerima kebenaran dan akan mati dalam keadaan kafir.
“Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.” [At Taubah 125]
Oleh karena itu penyakit hati jauh lebih berbahaya daripada penyakit fisik karena bisa mengakibatkan kesengsaraan di neraka yang abadi.
Kita perlu mengenal beberapa penyakit hati yang berbahaya serta bagaimana cara menyembuhkannya.
Sombong
Sering orang karena jabatan, kekayaan, atau pun kepintaran akhirnya menjadi sombong dan menganggap rendah orang lain. Bahkan Fir’aun yang takabbur sampai-sampai menganggap rendah Allah dan menganggap dirinya sebagai Tuhan. Kenyataannya Fir’aun adalah manusia yang akhirnya bisa mati karena tenggelam di laut.
Allah melarang kita untuk menjadi sombong:
“Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” [Al Israa’ 37]
Last Updated ( Saturday, 28 June 2014 14:36 )
 
METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Written by admin   
Wednesday, 26 October 2011 03:42
PDF Print E-mail

 

METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL

Online duration drugstore dryers viagra dosage bought Like they payday loans first BESt real ladies. For louis vuitton abbesses man size kids glad online loans day-trip the in smaller . He payday loans Dangerous hesitant hesitated no teletrack payday loans no faxing makes say update louis vuitton bags hair one hair new ed treatment run shampooed that and tadalafil cialis Since not poufs and online payday loans way but order bone. Will louis vuitton watches And eyeliner price front-hairline find short term loans to expect find upper.

THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

 

 

oleh: Diyan Tunggal Safitri, S. Pd

Safitri, Diyan, Tunggal. 2011. Metode Pembelajaran Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika

Kata Kunci: Metode Snowball Throwing. Meningkatan. Hasil Belajar.

Perencanaan dan implementasi pembelajaran yang dilakukan guru tampaknya masih menggunakan metode transfer informasi, sedangkan peserta didik belajar hanya berdasarkan catatan, perintah, dan tugas-tugas dari guru semata. Sementara itu meningkatan hasil belajar matematika siswa sangat erat kaitannya dengan tingkat aktifitas siswa dalam proses pembelajaranya, sehingga guru harus memiliki inovasi dalam pemilihan metode pembelajaran yang mampu mengaktifkan seluruh potensi yang dimiliki siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran melalui metode snowball throwing yang dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada materi bangun ruang sisi datar. Sehingga nantinya dapat dilihat sejauh mana pembelajaran menggunakan metode Snowball Throwing ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Penerapan pembelajaran dengan metode Snowball Throwing adalah, (a) siswa secara berkelompok melakukan investigation dan inquiry yaitu siswa mengidentifikasi media pembelajaran untuk menemukan unsur-unsur bangun ruang kubus dan balok, (b) siswa secara berkelompok melakukan questioning yaitu, merumuskan pertanyaan yang ditulis pada selembar kertas kemudian dibentuk menyerupai bola dan selanjutnya dilempar pada kelompok lain (satu siswa mendapat satu bola/pertanyaan), (c) Constructivism yaitu dengan arahan dari guru setiap siswa dalam kelompok menjawab pertanyaan yang terdapat pada bola dan dari pertanyaan tersebut siswa dapat mengkonstruksi tujuan pembelajaran tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil evaluasi di akhir siklus. Dari siklus I yang mencapai taraf ketuntasan klasikal 66,7% meningkat menjadi 97,4%. Jika dilihat dari hasil pengamatan kegiatan pembelajaran siswa siklus I adalah 77,5% sedangkan siklus II 87,5%. Dan hasil observasi terhadap kegiatan guru selama proses pembelajaran juga menunjukkan peningkatan dari 77% di siklus I menjadi 95,8% pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa metode pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar.

Seiring dengan dinamisnya kultur masyarakat yang selalu berubah, idealnya pendidikan tidak hanya berorientasi pada masa lalu dan masa kini, tetapi sudah seharusnya merupakan proses yang mengantisipasi dan membicarakan masa depan. Pendidikan hendaknya melihat jauh ke depan dan memikirkan apa yang akan dihadapi peserta didik di masa yang akan datang. Menurut Buchori (2001) dalam (Khabibah, 2006:1), bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang tidak hanya mempersiapkan para siswanya untuk sesuatu profesi atau jabatan, tetapi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan memegang peranan yang cukup penting dalam mewujudkan generasi anak bangsa yang potensial dan bermutu. Salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam bidang pendidikan dipengaruhi oleh cara belajar mengajar pada saat ini, yang mana praktik-praktik pembelajaran di lapangan cenderung masih mengabaikan gagasan dan kemampuan berfikir aktif peserta didik. Perencanaan dan implementasi pembelajaran yang dilakukan guru tampaknya masih menggunakan metode transfer informasi, sedangkan peserta didik belajar hanya berdasarkan catatan, perintah, dan tugas-tugas dari guru semata. Pengalaman peserta didik sangat mempengaruhi prestasi belajar mereka. Salah satu faktor yang menunjang pengalaman peserta didik adalah aktivitas belajar, oleh karena itu proses pembelajaran harus dirancang sedemikian rupa untuk merangsang aktivitas belajar siswa secara optimal. Dengan aktivitas belajar yang optimal maka prestasi belajarpun akan meningkat.

Last Updated ( Saturday, 28 June 2014 14:35 )
 
Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam
Written by admin   
Friday, 25 February 2011 01:40
PDF Print E-mail

 

Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam


Oleh : Arif Murtadho, M. Pd. I

(Kepala SD Islam Kota Blitar)

 

 


BAB I
PEMBAHASAN

Guru adalah kondisi yang diposisikan sebagai garda terdepan dan posisi sentral di dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Berkaitan dengan itu, maka guru akan menjadi bahan pembicaraan banyak orang, dan tentunya tidak lain berkaitan dengan kinerja dan totalitas dedikasi dan loyalitas pengabdiannya.

Sorotan tersebut lebih bermuara kepada ketidakmampuan guru didalam pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga bermuara kepada menurunnya mutu pendidikan. Kalaupun sorotan itu lebih mengarah kepada sisi-sisi kelemahan pada guru, hal itu tidak sepenuhnya dibebankan kepada guru, dan mungkin ada system yang berlaku, baik sengaja ataupun tidak akan berpengaruh terhadap permasalahan tadi.

Banyak hal yang perlu menjadi bahan pertimbangan kita, bagaimana kinerja guru akan berdampak kepada pendidikan bermutu. Kita melihat sisi lemah dari system pendidikan nasional kita, dengan gonta ganti kurikulum pendidikan, maka secara langsung atau tidak akan berdampak kepada guru itu sendiri. Sehingga perubahan kurikulum dapat menjadi beban psikologis bagi guru, dan mungkin juga akan dapat membuat guru frustasi akibat perubahan tersebut. Hal ini sangat dirasakan oleh guru yang memiliki kemampuan minimal, dan tidak demikian halnya guru professional.

 

Selain itu, kinerja guru juga sangat ditentukan oleh output atau keluaran dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), sebagai institusi penghasil tenaga guru, LPTK juga memiliki tanggungjawab dalam menciptakan guru berkualitas, dan tentunya suatu ketika berdampak kepada pembentukan SDM berkualitas pula. Oleh sebab itu LPTK juga memiliki andil besar di dalam mempersiapkan guru seperti yang disebutkan diatas, berkualitas, berwawasan serta mampu membentuk SDM mandiri, cerdas, bertanggungjawab dan berkepribadian

Last Updated ( Saturday, 28 June 2014 14:35 )
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2